Tampilkan postingan dengan label tidur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tidur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2016

Kenali Pola Tidur Bayi 0-12 Bulan

Pola tidur bayi berbeda-beda sesuai dengan tingkatan umurnya. Bayi biasanya memiliki pola tidur yang lebih lama dibandingkan dengan orang dewasa maupun dengan anak-anak batita. Bayi yang baru dilahirkan biasanya akan mengisi hari-harinya dengan tidur. Bayi baru akan terbangun ketika dia merasakan lapar, terganggu, pipis atau buang air besar. Selain itu bayi akan lebih banyak tidur.

Selamat datang di salah satu blogspot resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi "kenali pola tidur bayi 0-12 bulan".

Nah, berhubung pada blogspot resmi ini tidak hanya produk herbal atau informasi tentang pengobatan penyakit saja yang dapat kami sampaikan, kutipan sederhana seperti artikel kesehatan ini juga dapat kami sampaikan meskipun singkat namun insyaalloh mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Simak terus sampai tuntas ulasan berikut!  

Sekilas Informasi Mengenai Kenali Pola Tidur Bayi 0-12 Bulan


Setelah periode bangun awal yang terjadi sehabis dilahirkan, sebagian bayi yang akan tidur cukup lama selama hari-hari pertamanya. Ia hanya bangun sebentar dan mungkin kurang menarik untuk menyusu. Sedangkan bayi  lainnya malah sebaliknya, bangun, rewel dan harus sering disusui. Kedua tipe ini normal. Siklus tidur bayi akan sangat berhubungan dengan seberapa sering ia menyusu. Sesudah menyesuaikan dengan lingkungan baru bayi akan dapat tidur 12 sampai 20 jam dalam sehari. Pada awalnya periode tidurnya singkat tetapi sering. Asalkan ia mendapat makanan yang cukup, berapa lama bayi tidur akan bersifat individual dan tidak perlu dikawatirkan -Dikutip dari halosehat.com_
 
Bagi para ibu muda mungkin masih belum mengetahui pola tidur bayi yang pastinya akan sangat berbeda dengan orang dewasa. Berikut ini ulasan selengkapnya :  

Bayi 0 -2 Bulan

Pola tidur bayi yang usianya 0-2 bulan sekitar 16 jam per hari. Tidak heran jika bayi dalam usia ini akan menghabiskan waktunya dengan banyak tidur daripada untuk beraktivitas. Estimasi waktu tidurnya adalah sebagai berikut ini :

⧫Tidur siang sebanyak 7,5 jam
⧫Tidur malam sebanyak 8,5 jam

Bayi Umur 3 Bulan

Bayi umur tiga bulan juga masih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Namun jumlah atau jam tidurnya tidak sebanyak dengan bayi umur 0-2 bulan. Bayi dengan umur tiga bulan memiliki waktu tidur sebanyak 15 jam sehari. Estimasi waktunya adalah sebagai berikut ini :

⧫Tidur siang sebanyak 5 jam
⧫Tidur malam sebanyak 10 jam

Bayi Umur 4-5 Bulan

Bayi di usia ini akan memiliki lama tidur sebanyak 15 jam. Waktu tidur itu sama dengan waktu tidur bayi dengan umur tiga bulan namun estimasinya berbeda. Berikut ini estimasi waktu tidur bayi dengan usia 4-5 bulan :

⧫Tidur siang sebanyak 4 jam
⧫Tidur malam sebanyak 11 jam

Bayi Umur 6 Bulan

Bayi dengan umur 6 bulan memiliki waktu tidur sebanyak 14,5 jam. Waktu tersebut lebih sedikit dibandingakn sebelumnya dikarenakan saat umur 6 bulan bayi sudah bisa melihat benda di sekitarnya. Setelah itu, bayi sudah mulai bisa beraktivitas dibandingkan dengan usia sebelumnya. Estimasi waktunya adalah sebagai berikut ini :

⧫Tidur siang sebanyak 4, 5 jam
⧫Tidur malam sebanyak 10 jam

Bayi Usia 7-8 Bulan

Bayi dengan umur 7-8 bulan akan memiliki waktu tidur atau lama tidur sekitar 14 jam. Estimasi waktu tidur bayi dengan usia 7-8 bulan tersebut adalah sebagai berikut ini :

⧫Tidur siang sebanyak 4 jam
⧫Tidur malam sebanyak 10 jam

Bayi Umur 9 Bulan

Bayi saat usia ini memiliki lama tidur sebanyak 14 jam. Bayi saat usia ini sudah aktif dan sudah bisa tengkurap. Ibu harus tahu kapan saat bayinya sudah lelah dan kemudian mengantuk. Berikut ini estimasi waktu tidur bayi usia 9 bulan :

⧫Tidur siang 3 jam
⧫Tidur malam 11 jam

Tidur saat malam hari akan lebih lama dibandingkan dengan usia sebelumnya dikarenakan bayi semakin aktif. Pada siang hari sudah banyak melakukan banyak aktivitas, sehingga malam harinya membutuhkan waktu tidur yang lebih lama.

Bayi Usia 10-11 Bulan

Bayi dengan usia ini akan memiliki waktu tidur siang lebih sedikit dibandingkan dengan malam hari. Bayi pun sudah aktif bergerak ke sana kemari dibandingkan dengan umur 0-5 bulan. Bayi akan sibuk dengan aktivitasnya sendiri. Estimasi waktu tidurnya adalah sebagai berikut ini :

⧫Tidur siang sekitar 2,5 jam.
⧫Tidur malam memiliki waktu tidur sekitar 11 jam.

Saat siang hari pun bayi akan kesulitan dalam tidurnya dikarenakan ingin terus bermain dan beraktivitas. Bayi dengan usia 10-11 bulan akan memiliki waktu tidur sebanyak 13,5 jam.

Bayi Umur 12 Bulan

Bayi satu tahun sudah lincah dan aktif. Dia sudah bisa merangkak dan berjalan. Saat siang hari, bayi umur 12 bulan membutuhkan waktu tidur yang sedikit dikarenakan saat siang hari bayi akan sibuk dengan aktivitasnya sendiri. Lama tidur bayi usia 12 bulan adalah sebanyak 13 jam. Estimasi waktu tidurnya adalah sebagai berikut ini :

⧫Tidur siang 2 jam.
⧫Tidur malam 11 jam.


Bagi anda yang penasaran dan ingin memperbanyak pengetahuan tentang macam-macam kesehatan, jangan lupa untuk terus mengunjungi situs http://obatherbalinsomniaterbaik.blogspot.com/ untuk mengetahui artikel kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Link diatas sekedar memberitakan seputar produk herbal yang berkualitas dan berbagai macam kutipan kesehatan, jadi simpan baik-baik link tersebut jika suatu saat anda membutuhkan baik untuk pembelian produk herbal atau bahkan hanya sekedar mencari tahu tentang berita-berita kesehatan yang telah kami kutip. Salam sehat!!! 

Alamat Kantor Pusat Kami

Jl Noenoeng Tisna Saputra Kp Sindanggalih Gg Pos Giro Rt 01 Rw 12 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya 46115

Kenali Pola Tidur Bayi 0-12 Bulan

Kamis, 17 November 2016

Posisi Tidur Ibu Hamil berdasarkan Trimester Kehamilan

Bagaimana posisi tidur ibu hamil muda yang nyaman dan aman untuk janin yang ada di dalam kandungan? Ini adalah pertanyaan yang pasti sering ada dalam benak seseorang selama masa awal kehamilan. Dr. Gunawan Wibisomo, SpOG mengatakan bahwa "Mencukupi kebutuhan tidur adalah hal penting selama kehamilan. Menyadari jika ibu hamil akan mengalami masalah susah tidur selama hamil, berikut ini kami telah bahas posisi tidur seperti apa yang sebaiknya dipilih selama kehamilan agar Anda tidur dengan nyenyak dan nyaman". 

Posisi tidur ibu hamil berdasarkan trimester kehamilan ⟼ Selamat datang di salah satu blogspot resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya.

Kami selaku agen resmi, tidak hanya menghadirkan produk herbal yang berkualitas saja, namun kami juga dapat memberikan kenyamanan kepada anda calon pelanggan kami dengan memberikan sistem pembayaran yang paling istimewa yakni (kirim barang terlebih dahulu, setelah barang sampai baru transfer pembayaran).

Namun, pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi Posisi Tidur Ibu Hamil berdasarkan Trimester Kehamilan. Nah, berhubung pada blogspot resmi ini tidak hanya produk herbal atau informasi tentang pengobatan penyakit saja yang dapat kami sampaikan, kutipan sederhana seperti artikel kesehatan ini juga dapat kami sampaikan meskipun singkat namun insyaalloh mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Simak terus sampai tuntas ulasan berikut! 

Ketahui Posisi Tidur Ibu Hamil berdasarkan Trimester Kehamilan 


Dikutip dari halosehat.com -, Seorang ibu hamil sudah sepatutnya menjaga kondisi tubuh dan juga kondisi kehamilannya dengan berbagai macam cara. Bukan hanya dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi saja, tetapi juga harus selalu memperhatikan aktivitas sehari-harinya supaya tetap nyaman dan tidak mengganggu kehamilan. Selain mengurangi kegiatan-kegiatan yang terlalu melelahkan dan tidak mengangkat beban berat, yang perlu diperhatikan berikutnya adalah mengatur posisi tidur. Jika pada minggu-minggu awal kehamilan Anda masih bisa tidur semaunya, seiiring dengan perkembangan kehamilan yang mengakibatkan ukuran perut makin besar dan perubahan bentuk fisik lainnya, maka posisi tidur pun menjadi lebih terbatas.

Posisi Tidur untuk Trimester Pertama

Pada trimester pertama ibu hamil akan menjadi sangat gelisah karena berbagai gangguan kehamilan yang lebih berat. Hal ini terutama dirasakan oleh ibu hamil yang baru pertama kali. Berbagai hal menjelang tidur tidak bisa dilakukan dengan nyaman. Beberapa masalah yang paling sering dihadapi selama trimester pertama adalah seperti:

  • Gangguan tidur malam hari dan lebih senang tidur selama siang hari. Hal ini disebabkan karena produksi hormon progesteron yang terus meningkat selama kehamilan.
  • Tidak bisa menemukan posisi yang paling nyaman untuk tidur.
  • Harus sering pergi ke toilet karena tanda-tanda kehamilan yakni dorongan buang air kecil yang sangat sering.
  • Pusing dan mual yang menyebabkan tidur menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.
  • Perut yang kurang nyaman karena akan lebih sering terasa kram dan mulas.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka ibu hamil bisa mencoba beberapa posisi tidur yang paling baik seperti dibawah ini :

1. Tidur Miring

Tidur miring ke kiri dengan posisi seperti huruf S bisa dicoba untuk ibu hamil yang masuk ke trimester pertama. Posisi ini bisa membuat tubuh menjadi lebih nyaman dan mengatasi rasa lelah yang berlebihan. Anda bisa memilih jenis kasur yang memiliki pegas lembut agar badan tidak terlalu lelah meskipun ibu hamil tidur dengan posisi ini sepanjang malam.

2. Tidur Miring ke Kiri

Tidur dengan posisi miring ke kiri sangat disarankan untuk semua ibu hamil yang masuk ke trimester pertama. Tidur dengan posisi ini bisa mendukung aliran darah yang lebih baik dari pembuluh vena di jantung dan menyalurkan oksigen dan gizi ibu hamil ke janin. Janin pada masa trimester pertama memang harus mendapatkan perlindungan terutama untuk kecukupan jumlah oksigen.

3. Menempatkan Banyak Bantal

Jika ibu hamil yang masuk ke trimester pertama tidak merasa nyaman dengan beberapa posisi tidur yang tidak biasa, maka menempatkan banyak bantal bisa menjadi solusi yang paling tepat. Ambil bantal yang lembut dan letakkan di bagian kepala, punggung dan kaki. Dengan cara ini maka ibu hamil tetap bisa merasa nyaman sepanjang kehamilan.

Posisi Tidur Selama Trimester Kedua

Masa trimester kedua sering menjadi masa yang paling nyaman untuk ibu hamil. Saat itu kandungan sudah menunjukkan perkembangan janin yang cukup pesat tapi tidak menimbulkan gangguan untuk ibu hamil. Bahkan semua jenis keluhan dan gangguan selama trimester pertama tidak muncul lagi, meskipun beberapa ibu hamil juga bisa merasakan gejala dengan intensitas yang lebih kecil. Tapi jangan pernah terlena dengan posisi yang terasa lebi nyaman namun tidak aman untuk janin. Berikut ini posisi tidur paling baik untuk trimester kedua :

1. Miring Ke Kiri

Posisi tidur ibu hamil berdasarkan trimester kedua yang paling baik adalah miring ke bagian kiri. Posisi ini akan membuat tubuh ibu hamil menjadi lebih nyaman sementara janin bisa bergerak leluasa. Selain itu pasokan oksigen dan nutrisi ke plasenta juga mengalir lancar.

2. Jangan Terlentang

Selama ibu hamil masuk ke trimester kedua maka jangan pernah tidur dengan posisi terlentang. Tidur dengan posisi ini bisa membatasi asupan okigen untuk janin. Selain itu juga bisa menyebabkan kelelahan pada bagian punggung ibu hamil.

Tips Tidur untuk Trimester Kedua

Meksipun ibu hamil merasa sangat nyaman untuk masuk ke trimester kedua, maka tetap harus memperhatikan kualitas tidur. Ikuti beberapa tips agar tidur menjadi lebih nyaman pada trimester kedua :

Atur jam tidur dan jumlah jam tidur – Untuk mendukung pertumbuhan janin dan cara menjaga kehamilan agar tetap sehat makan ibu hamil harus membiasakan tidur dalam jumlah rutin. Tidur selama 8 jam per hari menjadi jumlah yang sangat cukup untuk mendukung kehamilan.

Hindari Insomnia – Untuk menghindari insomnia atau gangguan kesulitan tidur, maka hindari menonton TV berlebihan selama kehamilan masuk ke trimester kedua. Televisi sering menjadi hiburan untuk ibu hamil tapi menonton berlebihan bisa menyebabkan gangguan tidur.

Jangan Makanan Pedas – Jangan mengkonsumsi makanan yang pedas menjelang tidur. Pantangan makanan ibu hamil ini bisa menyebabkan rasa mulas sehingga menjadi gangguan yang bisa mengurangi kenyamanan saat tidur.

Posisi Tidur untuk Trimester Ketiga

Bagi ibu hamil yang masuk ke trimester ketiga maka biasanya akan mengalami gangguan tidur yang lebih tinggi. Gangguan ini disebabkan karena ibu hamil merasa cemas terhadap tanda-tanda akan melahirkan dan kondisi perut yang semakin besar. Hal ini bisa menyebabkan semua posisi tidur menjadi tidak nyaman.

Salah satu posisi tidur ibu hamil berdasarkan trimester ketiga adalah posisi miring ke kiri. Posisi ini sangat baik untuk menjaga agar asupan nutrisi untuk janin tetap berjalan dengan baik. Selain itu posisi miring ke kiri juga bisa membuat beberapa gangguan selama trimester ketiga akan hilang.

Gangguan Tidur Selama Trimster Ketiga

Masalah utama bagi semua ibu hamil yang masuk ke trimester ketiga adalah fisik perut yang semakin besar. Hal ini bisa menyebabkan ibu hamil merasa sangat cemas. Selain itu ibu hamil juga bisa mengalami beberapa gangguan tidur lain seperti kaki dan tangan yang kram, gangguan pernafasan, punggung yang terasa sakit dan lelah, gerakan bayi yang semakin kuat, kaki lelah dan perut yang semakin mulas.

Tips Tidur untuk Trimester Ketiga

Banyak ibu hamil yang merasa kurang tidur dan terlalu lelah selama trimester ketiga. Hal ini menyebabkan tubuh ibu hamil merasa sangat lelah. Secara khusus kondisi ini bisa menyebabkan ibu hamil menjadi lemah dan stres. Untuk mengatasi beberapa gangguan ini, maka ikuti beberapa tips dibawah ini :

  • Letakkan satu bantal yang lembut diantara kaki yang akan membuat kaki atas dan bawah tidak terlalu lelah dengan posisi tidur yang miring. 
  • Gunakan busa khusus dan letakkan dibawah punggung untuk mengatasi rasa lelah saat harus tidur miring.
  • Jika Anda tidak bisa tidur di kasur yang datar, maka tidur disofa bisa menjadi cara yang sangat baik untuk mengatasi gangguan selama tidur.
  • Batasi konsumsi minum untuk malam hari. Hal ini bisa mengatasi masalah buang air kecil yang lebih sering. Namun Anda harus tetap menjaga jumlah air minum yang cukup pada saat siang hari.
  • Hindari bahaya kopi bagi ibu hamil yang dikonsumsi saat memasuki trimester ketiga karena bisa menyebabkan rasa sakit yang berlebihan.
  • Hindari makanan pedas yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau rasa mulas sepanjang malam.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai posisi tidur ibu hami berdasarkan trimester kehamilan. Terimakasih atas kunjungan dan perhatiannya, jangan lupa terus kunjungi situs http://obatherbalinsomniaterbaik.blogspot.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya. Dan untuk anda yang tidak ingin ketinggalan seputar informasi kesehatan silahkan simpan link tersebut. Jika link tersebut penuh makna dan bermanfaat, silahkan share di media sosial sebagai bentuk rasa simpatik anda terhadap situs resmi kami. 

Baca juga | Banyak Pikiran Salah Satu Faktor Membuat Anda Susah Tidur

Rabu, 26 Oktober 2016

Gangguan Tidur Hypnic Jerk Yang Perlu Di Ketahui

Mungkin anda bingung kenapa hampir setiap kali tertidur Anda selalu terbangun dengan kondisi kaget atau tersentak. Anda mungkin menderita hypnic jerk. Pahami lebih lanjut mengenai hypnic jerk, agar tidur anda tidak terganggu.

Selamat datang dan terimakasih karena telah berkunjung ke salah satu blogspot resmi milik alfian herbal yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi penting seputar gangguan tidur hypnic jerk yang perlu di ketahui.

Gangguan tidur hypnic jerk yang perlu di ketahui | Hypnic jerk atau myoclonus adalah kondisi di mana tubuh mengalami kedutan atau kejang singkat dan tiba-tiba, saat seseorang sedang jatuh kedalam tidur. Selain itu, penderita hypnic jerk juga dapat mengalami gejala seperti mendengar suara letusan kecil atau seperti melihat kilatan cahaya, sentakan atau kejang yang terjadi cepat, tidak beraturan, dan meliputi seluruh atau bagian tubuh tertentu. Hypnic jerk yang cukup parah bisa menimbulkan gangguan berjalan, bicara, atau makan.

Sekilas Seputar hypnic jerk

Hypnic jerk merupakan kedutan otot yang terjadi ketika Anda tertidur. Secara ilmiah fenomena ini, disebut dengan hypnagogic state of consciousness atau menyentak kesadaran. Biasanya akan terjadi sentakan kuat yang akan mempengaruhi seluruh tubuh. Namun, kaki dan tangan merupakan bagian tubuh yang paling terpengaruh. Hynic jerk biasanya disertai dengan perasaan bahwa Anda terjatuh, flash sensorik, dan mimpi visual atau halusinasi.

Ketika mengalami hypnic jerk, biasanya anda akan merasakan sensasi seperti akan terjatuh yang menyebabkan Anda terbangun dengan tiba-tiba. Perasaan lain yang biasa dialami adalah mimpi melompat atau berjalan, kemudian terjatuh. Sebenarnya, kedutan otot yang terjadi pada hypnic jerk ini tak hanya terjadi ketika Anda tidur, cegukan adalah salah satu kedutan otot yang sering Anda jumpai.
Mengapa terjadi hypnic jerk?

Ada dua teori yang menjelaskan penyebab terjadinya hypnic jerk, yaitu:
  • Relaksasi otot

Teori ini menjelaskan bahwa hypnic jerk adalah bagian normal dari sistem saraf yang melambat saat tidur. Seperti napas dan detak jantung yang melambat, otot juga akan berelaksasi. Relaksasi otot inilah yang menyebabkan hypnic jerk.
 
  • Refleks otak

Saat Anda tertidur, otak kadang jadi bingung dan berpikir bahwa Anda terjatuh. Oleh karena itu, otak akan mengirimkan sinyal ke lengan dan kaki agar pindah ke posisi tegak, sehingga menimbulkan sensasi tersentak.

Tips Untuk Mengatasi Hypnic Jerk


Perlu Anda ingat bahwa hypnic jerk juga dapat terjadi pada seseorang yang sehat. Jadi, Anda tidak perlu terlalu khawatir jika Anda pernah mengalami ini. Sebisa mungkin, kurangi hal-hal yang bisa meningkatkan risiko mengalami hypnic jerk. Misalnya kurangi konsumsi kafein, atasi stres atau kegelisahaan Anda, dan usahakan untuk tidak melakukan pekerjaan berat pada malam hari.

Namun, jika kondisi ini semakin menganggu jam tidur Anda sehingga membuat Anda menjadi sangat lelah, cobalah untuk mengonsultasikannya ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan beberapa jenis obat yang dapat mengurangi gejala hypnic jerk. Adapun obat-obatan yang mungkin diberikan adalah valproic acid (Depakene), levetiracetam (Keppra), primidone (mysoline), dan clonazepam (Klonopin).

Operasi bisa membantu kondisi hypnic jerk memengaruhi bagian telinga dan wajah, serta yang disebabkan oleh masalah pada saraf tulang belakang, tumor, atau luka pada otak. Terapi suntik botox dapat meredakan kontraksi otot pada gejala hypnic jerk yang hanya memengaruhi satu area tubuh.

Terus kunjungi situs http://obatherbalinsomniaterbaik.blogspot.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga artikel menarik lainnya | Tips Mendapatkan Tidur yang Sehat

Jumat, 21 Oktober 2016

Tips Mendapatkan Tidur yang Sehat

Setiap orang, karena sebab dan alasan tertentu, pasti pernah mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari. Namun tidak perlu khawatir, karena dengan beberapa tips sederhana berikut anda bisa mendapatkan tidur yang lebih baik daripada malam-malam sebelumnya.

Selamat datang dan terimakasih karena telah berkunjung ke salah satu blogspot resmi kami milik alfian herbal, yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Dalam kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi penting seputar tips mendapatkan tidur yang sehat.

Tips mendapatkan tidur yang sehat | Banyak orang menggolongkan dirinya sebagai orang yang suka bangun pagi atau yang suka ngalong. Namun meskipun kebiasaan bangun pagi maupun begadang sudah jadi bagian kebiasaan hidup, mereka sulit menentukan waktu tidur yang baik bagi tubuhnya. Kita semua sebagai manusia membutuhkan tidur di samping kebutuhan lainnya seperti makanan, minuman, dan oksigen, supaya bisa terus hidup. Tidur adalah petunjuk vital atas kondisi kesehatan Anda. Manusia menghabiskan sekitar 1/3 waktu hidupnya untuk tidur.

Kebanyakan dari kita sudah tahu bahwa mendapatkan tidur malam yang cukup itu penting, tetapi tidak banyak yang mengupayakan tidur kurang-lebih 8 jam semalam. Bagi banyak orang yang punya utang tidur, mereka sudah lupa bagaimana rasanya benar-benar segar karena cukup tidur.

Lalu berapa jam-kah tidur yang sehat itu ? 

Tidur yang sehat, berapa jam sehari? Tidur merupakan aktivitas alamiah setiap individu. Hampir sepertiga hidup kita, kita habiskan untuk tidur. Dahulu, tidur dianggap sebagai waktu tubuh untuk beristirahat setelah lelah bekerja, sekolah, dan aktivitas lainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, ilmu pengetahuan membuktikan bahwa tidur tidak lagi hanyalah sesuatu untuk mengisi waktu saat seseorang dalam kondisi tidak aktif. Bahkan, tidur sendiri melibatkan banyak sekali aktivitas dan ternyata memiliki banyak pengaruh pada kesehatan.

Berbagai penelitian dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh tidur pada tubuh menemukan bahwa tidur berhubungan antara lain dengan peningkatan dan penurunan berat badan, hingga risiko kematian di masa yang akan datang.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Universitas Wincosin, Amerika Serikat menemukan bahwa lamanya (durasi) tidur seseorang dapat berpengaruh pada  Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian dilakukan pada 1.024 sukarelawan berusia 30-60 tahun. Pada penelitian ini, kebiasaan tidur yang kurang dari 7,7 jam berkaitan dengan peningkatan BMI, baik pada anak, remaja, maupun orang dewasa. Mengapa hal ini dapat terjadi? Ternyata, setelah memeriksa kadar hormon-hormon pada sampel penelitian, didapatkan bahwa tidur berkaitan dengan perubahan kadar hormon yang disebut dengan leptin dan ghrelin.

Leptin adalah sebuah hormon yang berasal dari sel lemak yang bersifat mengurangi nafsu makan. Sedangkan Ghrelin merupakan peptida yang berasal dari lambung yang justru meningkatkan nafsu makan. Penurunan waktu tidur dari 8 jam menjadi 5 jam pada rata-rata waktu malam hari diprediksi penurunan kadar leptin sebesar 15,5% dan peningkatan kadar ghrelin sebanyak 14,9%. Apabila terjadi kekurangan kadar leptin dan tingginya kadar ghrelin, maka nafsu makan akan meningkat dan dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas merupakan risiko yang tinggi untuk terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah yang pada akhirnya meningkatkan risiko kematian.

Penelitian tentang lamanya tidur ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Kripke, dkk di California, Amerika Serikat yang mendapatkan bahwa risiko kematian meningkat pada waktu tidur 8 jam atau lebih, atau tidur kurang dari 7 jam. Penelitian yang melibatkan lebih dari 1 juta individu ini menemukan bahwa tidur selama 8, 9, 10 atau lebih jam dapat meningkatkan risiko untuk meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah pada baik wanita dan pria. Penggunaan pil tidur yang sering untuk mengontrol insomnia juga berkaitan dengan peningkatan risiko kematian. Nah, lalu berapa lama waktu terbaik untuk tidur? Pada penelitian ini angka kematian terendah didapatkan pada wanita dan pria yang mempunyai durasi tidur 7 jam, atau lebih tepatnya antara 6,5-7,4 jam per malam. Dikutip dari www.klikdokter.com

Berikut Inilah Berbagai Tips Mendapatkan Tidur yang Sehat


  • Biasakan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari

Kebiasaan bisa diciptakan, termasuk jam tidur. Tentukan ritme waktu tidur anda dan konsistenlah dengan waktu tersebut. Setelah beberapa waktu mengikuti pola tersebut, tubuh akan memiliki semacam ‘waktu natural’ dan sangat membantu dalam mengelola tidur.
Gunakan kamar tidur untuk tidur, bukan sebagai ruangan serba-guna

Kualitas tidur mempengaruhi kesehatan. [David Castillo/freedigitalphotos.net]
Beberapa orang memiliki kebiasaan untuk menggunakan kamar tidur sebagai ruangan serbaguna, seperti untuk menonton tv, bekerja, dsb. Berbagai alat elektronik seperti televisi, komputer, atau gadget bisa memberikan signal kepada otak agar ‘tidak tidur’. Jangan tempatkan barang-barang tersebut di dalam kamar tidur, dan gunakanlah sebelum waktu tidur anda. Lebih jauh lagi, jangan jadikan kamar tidur sebagai tempat kerja, karena seperti alasan tadi di atas, dan dapat mengganggu tidur anda.
  • Pastikan kamar tidur anda tenang, gelap, sejuk dan nyaman

Tempat yang sejuk lebih memungkinkan anda cepat tertidur. Juga, mengurangi akses terhadap cahaya dan suara berarti mengurangi pengganggu tidur. Dengan kondisi tersebut, kamar tidur menjadi tempat nyama dan membuat tubuh menjadi rileks, sehingga menjadikan tidur lebih berkualitas.
Hindari alkohol, kafein dan nikotin sebelum tidur

Kopi, teh, coklat dan minuman soda dapat menstimulasi tubuh untuk tetap terjaga. Itu karena minuman/makanan tersebut mengandung kafein. Sebaiknya jangan mengkonsumsinya sekitar 4-6 jam sebelum waktu tidur anda. Begitu pula dengan nikotin dan alkohol.

Baca juga artikel menarik lainnya | Pola Makan Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Terus kunjungi situs http://obatherbalinsomniaterbaik.blogspot.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Tips Mendapatkan Tidur yang Sehat